Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
085282002304 Halo@Teambonding.id

Kenapa Games Seru Belum Tentu Menjadi Team Building? Ini Penjelasannya!

Team Building Games

Dalam kegiatan outing atau gathering perusahaan, games sering menjadi salah satu aktivitas yang paling ditunggu. Suasana menjadi lebih cair, peserta tertawa bersama, dan kompetisi membuat acara terasa lebih hidup. Namun, apakah games yang seru berhasil membangun kerja sama tim? Jawabannya, belum tentu.
Games yang menyenangkan memang dapat membantu menciptakan suasana positif dan mendekatkan peserta. Akan tetapi, ketika perusahaan memiliki tujuan yang lebih spesifik, seperti meningkatkan komunikasi, melatih kepemimpinan, atau memperkuat kolaborasi, keseruan saja belum tentu cukup.
Di sinilah pentingnya memahami perbedaan antara fun games dan games team building. Keduanya dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan, tetapi memiliki pendekatan dan tujuan yang bisa berbeda.
Hal ini berkaitan dengan Experiential Learning Theory yang dikembangkan oleh David A. Kolb. Teori ini menjelaskan bahwa pembelajaran melalui pengalaman melibatkan proses refleksi, pembentukan pemahaman, dan penerapan hasil pembelajaran. Artinya, keberhasilan menyelesaikan permainan belum tentu membuat peserta memahami apa yang bisa dipelajari dari pengalaman tersebut.

Apa Itu Games Team Building?

Games team building adalah aktivitas yang dirancang untuk membantu anggota tim dalam melatih kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, menyusun strategi, mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah bersama. Dalam konteks perusahaan, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mengamati bagaimana anggota tim berinteraksi ketika menghadapi tantangan di luar rutinitas pekerjaan. Misalnya, sebuah kelompok diminta menyelesaikan tantangan dengan sumber daya terbatas. Untuk berhasil, peserta perlu membagi peran, menyampaikan ide dan mendengarkan pendapat tim. Games team building tidak hanya berkaitan dengan permainan yang dilakukan, tetapi juga dengan tujuan, proses kerja sama, dan pembelajaran yang ingin diperoleh dari aktivitas tersebut.

Kenapa Games Seru Belum Tentu Menjadi Team Building?

Ada beberapa alasan mengapa permainan yang menyenangkan belum tentu memberikan dampak sesuai dengan tujuan pengembangan tim.

Tidak Memiliki Tujuan yang Jelas

Salah satu hal mendasar dalam merancang games team building adalah menentukan tujuan kegiatan.
Jika perusahaan ingin meningkatkan kemampuan komunikasi, misalnya aktivitas yang mengharuskan peserta bertukar informasi, menyampaikan ide, dan menyamakan persepsi akan lebih relevan dibandingkan permainan yang hanya mengandalkan kecepatan individu. Tanpa tujuan yang jelas, permainan mungkin akan terasa menghibur, tetapi sulit menentukan pembelajaran apa yang ingin dicapai.

Tidak Mendorong Kolaborasi yang Relevan

Tidak semua permainan membutuhkan kerja sama dalam tingkat yang sama. Beberapa permainan lebih mengandalkan kemampuan individu, kecepatan, atau keberuntungan sehingga belum tentu sesuai dengan tujuan pengembangan tim.
Jika ingin meningkatkan kolaborasi, pilih games yang mengharuskan peserta bekerja sama untuk menyelesaikan tantangan. Misalnya, menyusun strategi dengan sumber daya terbatas, memindahkan objek menggunakan alat bantu bersama, atau menyelesaikan misi berdasarkan informasi yang tersebar di antara anggota kelompok.

Tidak Ada Refleksi Setelah Permainan

Ketika permainan selesai, pemenang diumumkan, lalu peserta melanjutkan aktivitas berikutnya. Jika seluruh kegiatan berhenti sampai di situ, kesempatan untuk menggali pembelajaran dari pengalaman tersebut mungkin terlewatkan.
Padahal, sesi refleksi dapat membantu peserta memahami perilaku yang muncul selama permainan dan menghubungkannya dengan situasi di tempat kerja.

Fasilitator dapat mengajukan beberapa pertanyaan, seperti:

  • Apa tantangan terbesar yang dihadapi kelompok?
  • Bagaimana tim menentukan strategi?
  • Apakah setiap anggota tim memiliki kesempatan untuk menyampaikan pendapat
  • Bagaimana pengalaman ini dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari?
Melalui diskusi tersebut, pengalaman bermain dapat menjadi bahan evaluasi bersama. Peserta tidak hanya mengingat keseruan kegiatan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengenali kekuatan dan aspek kerja sama yang masih perlu diperbaiki.

Apa yang Membuat Games Team Building Lebih Efektif?

Agar games team building memberikan manfaat lebih dari sekadar hiburan, pemilihan aktivitas perlu disesuaikan dengan tujuan perusahaan dan kebutuhan tim. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kegiatan team building berjalan lebih efektif.

Tujuan Kegiatan Sesuai dengan Kebutuhan Tim

Pilih program yang berdasarkan kendala atau kebutuhan pengembangan tim di perusahaan. Jika perusahaan menghadapi kendala koordinasi, aktivitas dapat dirancang untuk melatih pembagian peran dan penyampaian informasi. Jika fokusnya adalah kepemimpinan, tantangan dapat memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengambil inisiatif, menentukan prioritas, dan mengarahkan kelompok.
Dengan demikian, pemilihan games didasarkan pada tujuan yang jelas, bukan sekadar popularitas permainan

Ada Fasilitator yang Mengarahkan Proses

Fasilitator memiliki peran penting dalam menjaga aktivitas berjalan sesuai tujuan.
Selain menjelaskan aturan dan memastikan kegiatan berlangsung tertib, fasilitator dapat mengamati dinamika kelompok, membantu peserta memahami tantangan, serta mengarahkan refleksi setelah permainan.
Peran fasilitator juga harus memastikan bahwa kegiatan tidak hanya berjalan meriah, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk memahami proses kerja sama yang terjadi.

Ada Refleksi dan Penerapan Pembelajaran

Pengalaman selama permainan perlu dihubungkan dengan situasi yang relevan bagi peserta.
Ketika sebuah tim mengalami kesulitan karena informasi tidak tersampaikan dengan baik, fasilitator dapat membantu peserta membahas pentingnya komunikasi yang jelas dan memastikan setiap anggota memahami perannya.
Refleksi tidak menjamin perubahan perilaku secara otomatis. Namun, proses ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenali pola kerja mereka dan mendiskusikan perbaikan yang dapat dilakukan.

Bagaimana Memilih Program Team Building untuk Perusahaan?

Agar program team building sesuai dengan kebutuhan perusahaan, perhatikan beberapa hal berikut :
  1. Tentukan tujuan kegiatan
Tentukan fokus kegiatan, seperti meningkatkan komunikasi, memperkuat kolaborasi, melatih kepemimpinan, atau mempererat hubungan tim.
  1. Kenali Karakteristik Peserta
Pertimbangkan jumlah peserta, kondisi fisik, dan karakteristik tim agar aktivitas sesuai dan dapat diikuti dengan nyaman.
  1. Sesuaikan lokasi dan durasi
Pilih program indoor atau outdoor berdasarkan venue, waktu pelaksanaan, dan jenis aktivitas yang dibutuhkan.
  1. Pilih penyedia program yang tepat
Pastikan penyedia memiliki konsep kegiatan yang jelas, fasilitator, serta dukungan teknis sesuai kebutuhan acara.
  1. Perhatikan pembelajaran setelah kegiatan
Pilih aktivitas yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengevaluasi kerja sama dan menerapkan pembelajaran dalam pekerjaan sehari-hari.

Rancang Program Team Building Bersama Team Bonding ID

Games yang seru dapat menjadi awal yang baik untuk membangun suasana positif dalam sebuah kegiatan perusahaan. Namun, ketika perusahaan ingin mendapatkan lebih dari sekadar hiburan, pemilihan program perlu mempertimbangkan tujuan, karakteristik peserta, dan pengalaman yang ingin dibangun.
Team Bonding ID membantu perusahaan merancang kegiatan team building dan outing melalui program yang disesuaikan dengan kebutuhan, jumlah peserta, durasi, lokasi, serta tujuan kegiatan.
Mulai dari fun games, aktivitas kolaborasi, hingga program yang berfokus pada kepemimpinan dan pengembangan tim, pemilihan aktivitas dapat didiskusikan bersama agar lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Sedang merencanakan outing atau team building untuk tim perusahaan?

Konsultasikan kebutuhan kegiatan perusahaan Anda bersama Team Bonding ID melalui website www.teambonding.id. Mari rancang kegiatan yang menyenangkan sekaligus memberikan pengalaman kerja sama yang bermakna bagi tim Anda.