Pencapaian target perusahaan tidak hanya bergantung pada kemampuan individu. Komunikasi dan kerja sama juga berperan penting dalam membantu anggota tim menyelesaikan pekerjaan bersama.
Karena itu, HR perlu mengevaluasi apakah informasi tersampaikan dengan jelas, apakah anggota tim berani menyampaikan pendapat, dan bagaimana mereka menghadapi perbedaan pandangan.
Salah satu referensi yang relevan untuk memahami hal ini adalah buku The Five Dysfunctions of a Team karya Patrick Lencioni (2002).
Dalam buku tersebut, Lencioni membahas lima hambatan yang dapat mengurangi efektivitas tim, yaitu kurangnya kepercayaan, ketakutan terhadap konflik, kurangnya komitmen, penghindaran tanggung jawab, dan kurangnya perhatian terhadap hasil bersama.
Kerangka tersebut dapat membantu HR melihat bahwa masalah kerja sama tidak selalu muncul karena anggota tim kurang kompeten. Terkadang, hambatan justru berasal dari hubungan karyawan dan cara mereka berkomunikasi.
Sebagai contoh, anggota tim mungkin memiliki kemampuan yang baik, tetapi enggan menyampaikan pendapat karena takut disalahkan. Akibatnya, masalah tidak dibicarakan secara terbuka dan keputusan menjadi kurang optimal.