Outbound training adalah pelatihan berbasis pengalaman yang menggunakan tantangan kelompok untuk melatih keterampilan kerja. Setelah aktivitas, fasilitator memandu refleksi agar peserta memahami dampak cara kerja mereka, lalu menguji pendekatan baru yang bisa diterapkan di kantor.
Sebagai event organizer outbound training, Team Bonding Indonesia menyediakan jasa outbound training untuk perusahaan. Kami merancang aktivitas, memandu refleksi, dan membantu tim menyusun langkah penerapan sesuai tujuan pelatihan.
Dalam siklus belajar David A. Kolb, peserta mengolah pengalaman menjadi pelajaran, lalu mengujinya melalui tindakan. Hasil percobaan menjadi pengalaman baru untuk putaran berikutnya. Berikut contohnya dalam outbound training komunikasi tim.
Alur program · Experiential learning
Program dibuka dengan kesepakatan belajar. Selama training, peserta menghadapi tantangan, merefleksikan perilaku tim, menarik pelajaran untuk pekerjaan, dan menguji cara kerja baru. Siklus ini dapat diulang pada tantangan berikutnya sebelum tim menyepakati aksi setelah training.
Fasilitator membuka program dengan menjelaskan tujuan training. Peserta menyepakati cara berpartisipasi, batas aman, dan cara memberi umpan balik.
Tujuan: Menyamakan ekspektasi dan membangun suasana yang mendukung peserta untuk mencoba dan berbicara terbuka.
Peserta menghadapi tantangan yang dirancang sesuai tujuan training. Fasilitator mengamati bagaimana tim berkomunikasi, membagi peran, atau mengambil keputusan.
Tujuan: Memunculkan perilaku kerja yang bisa diamati dan dibahas bersama.
Fasilitator mengajak peserta meninjau kejadian konkret. Apa yang tim lakukan, apa dampaknya, dan apa yang dilihat berbeda oleh anggota lain?
Tujuan: Membantu tim memahami dampak perilaku mereka berdasarkan kejadian yang dialami bersama.
Peserta mencari situasi serupa di tempat kerja dan merumuskan cara kerja yang lebih efektif. Misalnya, penerima tugas mengulang hasil yang diminta dan tenggatnya.
Tujuan: Mengubah temuan dari aktivitas menjadi prinsip kerja yang bisa dipraktikkan.
Tim menguji cara kerja baru pada putaran berikutnya atau simulasi lanjutan. Peserta membandingkan hasil dan menggunakan umpan balik untuk menyesuaikan pendekatan.
Tujuan: Melihat apa yang membaik dan apa yang masih perlu disesuaikan.
Sebelum penutupan, tim memilih satu kebiasaan yang akan dicoba di kantor, menyepakati kapan mulai, siapa yang mengawal, dan bagaimana progresnya ditinjau.
Tujuan: Memberi tim langkah konkret untuk menerapkan hasil training setelah program selesai.

Ceritakan tujuan pelatihan, jumlah peserta, dan perkiraan tanggal. Tim kami akan membantu memilih fokus dan format outbound training yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.