Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
085282002304 Halo@Teambonding.id

Outbound Training Perusahaan

Team Bonding Indonesia menyediakan jasa outbound training perusahaan yang disesuaikan dengan tujuan pengembangan tim Anda. Melalui tantangan kelompok dan refleksi bersama fasilitator, peserta berlatih menyampaikan instruksi dengan jelas, membagi peran, dan berkoordinasi saat rencana berubah. Di akhir sesi, tim menyepakati langkah yang bisa diterapkan kembali di tempat kerja.

Apa Itu Outbound Training?

Outbound training adalah pelatihan berbasis pengalaman yang menggunakan tantangan kelompok untuk melatih keterampilan kerja. Setelah aktivitas, fasilitator memandu refleksi agar peserta memahami dampak cara kerja mereka, lalu menguji pendekatan baru yang bisa diterapkan di kantor.

Sebagai event organizer outbound training, Team Bonding Indonesia menyediakan jasa outbound training untuk perusahaan. Kami merancang aktivitas, memandu refleksi, dan membantu tim menyusun langkah penerapan sesuai tujuan pelatihan.

Apa yang Dilatih?

  • Komunikasi tim. Memberi arahan dan memastikan pesan dipahami.
  • Kolaborasi lintas divisi. Membagi tanggung jawab dan memperjelas serah terima pekerjaan.
  • Kepemimpinan tim. Menentukan prioritas dan memberi arahan saat situasi berubah.

Metode Experiential Learning David Kolb

Dalam siklus belajar David A. Kolb, peserta mengolah pengalaman menjadi pelajaran, lalu mengujinya melalui tindakan. Hasil percobaan menjadi pengalaman baru untuk putaran berikutnya. Berikut contohnya dalam outbound training komunikasi tim.

  1. Alami (Concrete Experience)
    Tim menyelesaikan tantangan dengan potongan instruksi yang dibagikan ke beberapa anggota.
  2. Refleksikan (Reflective Observation)
    Tim meninjau kapan informasi terputus dan dampaknya terhadap hasil.
  3. Tarik Pelajaran (Abstract Conceptualization)
    Tim merumuskan prinsip kerja, misalnya memastikan setiap orang bisa mengulang tugas dan tenggatnya.
  4. Uji Kembali (Active Experimentation)
    Tim menguji prinsip itu pada tantangan berikutnya dan melihat apakah koordinasinya membaik.
Siklus Kolb: Alami, Refleksikan, Tarik Pelajaran, Uji Kembali, lalu kembali ke pengalaman baru.01Alami02Refleksikan03Tarik Pelajaran04Uji KembaliSIKLUS KOLB

David Kolb Learning Cycle
Adaptasi dari Institute for Experiential Learning

Gambaran Aktivitas Outbound Training

Pilih Program Berdasarkan Tujuan Tim

Komunikasi Tim

Untuk tim yang sering salah memahami instruksi atau menerima informasi yang berbeda. Peserta berlatih menyampaikan arahan dengan jelas dan mengulang poin penting dengan kata-kata sendiri sebelum mulai bekerja.

Kolaborasi Lintas Divisi

Untuk tim yang pekerjaannya saling bergantung, tetapi sering tersendat saat serah terima. Peserta berlatih membagi tanggung jawab dan menyepakati siapa yang menyerahkan hasil, kapan diserahkan, dan apa yang perlu diperiksa oleh penerima.

Kepemimpinan Tim

Untuk supervisor atau calon leader yang perlu lebih siap memimpin saat prioritas berubah. Peserta bergantian memimpin kelompok dan berlatih mengambil keputusan, menjelaskan alasannya, serta memberi arahan kepada tim.

Alur program · Experiential learning

Seperti Apa Outbound Training Berlangsung?

Program dibuka dengan kesepakatan belajar. Selama training, peserta menghadapi tantangan, merefleksikan perilaku tim, menarik pelajaran untuk pekerjaan, dan menguji cara kerja baru. Siklus ini dapat diulang pada tantangan berikutnya sebelum tim menyepakati aksi setelah training.

  1. Value Contract

    Fasilitator membuka program dengan menjelaskan tujuan training. Peserta menyepakati cara berpartisipasi, batas aman, dan cara memberi umpan balik.

    Tujuan: Menyamakan ekspektasi dan membangun suasana yang mendukung peserta untuk mencoba dan berbicara terbuka.

  2. Tantangan Tim

    Peserta menghadapi tantangan yang dirancang sesuai tujuan training. Fasilitator mengamati bagaimana tim berkomunikasi, membagi peran, atau mengambil keputusan.

    Tujuan: Memunculkan perilaku kerja yang bisa diamati dan dibahas bersama.

  3. Refleksi Terpandu

    Fasilitator mengajak peserta meninjau kejadian konkret. Apa yang tim lakukan, apa dampaknya, dan apa yang dilihat berbeda oleh anggota lain?

    Tujuan: Membantu tim memahami dampak perilaku mereka berdasarkan kejadian yang dialami bersama.

  4. Hubungkan dengan Pekerjaan

    Peserta mencari situasi serupa di tempat kerja dan merumuskan cara kerja yang lebih efektif. Misalnya, penerima tugas mengulang hasil yang diminta dan tenggatnya.

    Tujuan: Mengubah temuan dari aktivitas menjadi prinsip kerja yang bisa dipraktikkan.

  5. Praktik Ulang

    Tim menguji cara kerja baru pada putaran berikutnya atau simulasi lanjutan. Peserta membandingkan hasil dan menggunakan umpan balik untuk menyesuaikan pendekatan.

    Tujuan: Melihat apa yang membaik dan apa yang masih perlu disesuaikan.

  6. Komitmen Aksi

    Sebelum penutupan, tim memilih satu kebiasaan yang akan dicoba di kantor, menyepakati kapan mulai, siapa yang mengawal, dan bagaimana progresnya ditinjau.

    Tujuan: Memberi tim langkah konkret untuk menerapkan hasil training setelah program selesai.

Peserta mengikuti aktivitas outbound training Team Bonding ID

Siap Merancang Outbound Training untuk Tim Anda?

Ceritakan tujuan pelatihan, jumlah peserta, dan perkiraan tanggal. Tim kami akan membantu memilih fokus dan format outbound training yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Konsultasi via WhatsApp